BOGOR, banuapost.co.id– Dalam menjalankan usaha, sering kali para pelaku mengalami kesulitan untuk memasarkan produknya.
Karena itu sebelum memulai memutuskan bidang usaha yang digeluti, terlebih dahulu cari tahu peluang dan pasar yang ada.
“Kalau membuat sebuah produk itu, lihat pasarnya dulu. Karena yang paling sulit itu, di pemasarannya,” jelas Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan para peserta program kewirausahaan ASN PT Taspen di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1) pagi.
Menurut presiden, masih terdapat banyak peluang di sekitar bila jeli diperhatikan akan mendatangkan keuntungan.
Indonesia dengan 260 juta penduduk, merupakan sebuah pasar yang sangat besar. Hanya masih banyak jenis produk di pasar lokal yang masih diisi dengan produk-produk luar.
Padahal produk-produk lokal apabila dikemas dan dipasarkan dengan baik, memiliki peluang yang sama untuk dapat bersaing di pasar sendiri maupun luar.
“Sebanyak 260 juta penduduk kita adalah sebuah pasar yang sangat besar. Beberapa produk di Indonesia masih diisi dengan produk dari luar. Saya mengajak, marilah itu kita ganti dengan produk-produk kita sendiri,” tandasnya.
Oleh karena itu, presiden meminta para ASN yang akan memasuki purnatugas dan pensiunan yang ingin memulai usaha, untuk memanfaatkan betul program kewirausahaan dari PT Taspen ini.
“Memulai usaha itu tidak mudah. Banyak yang berhasil, tapi juga banyak yang gagal. Kalau sekarang ada program pendampingan, jadi lebih baik karena betul-betul kita bisa tahu, bisa mengerti, apa yang harus kita kerjakan dan lakukan,” katanya. (yb/din/foto: laily rachev)
