BANJARBARU, banuapost.co.id– Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, berjanji membantu dan mempermudah para pengusaha atau investor yang akan berinvestasi.
Menurut gubernur, sebagaimana yang diutarakan Presiden Joko
Widodo untuk memberikan kemudahan dalam berusaha dan berinvenstasi, maka aturan-aturan
yang dapat menghambat dunia usaha atau investasi akan direvisi.
“Kita akan dukung para pengusaha untuk berusaha atau
berinvestasi di Kalsel, sebagaimana yang diinginkan Presiden Jokowi,” tandas
gubernur saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Klinik Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO),
Senin (18/2).
Dukungan, lanjut Paman Birin, sapaan akrab Gubernur
Kalsel itu, merupakan bentuk sinergis antar pengusaha dan pemerintah. terlebih
sektor perkebunan banyak menyerap tenaga kerja.
Pembangunan sektor pertanian, termasuk perkebunan, yang
tengah digelorakan Pemprov Kalsel, merupakan salah satu upaya menggali potensi
ekonomi dari sumber yang terbarukan.
“Potensi pertambangan yang menjadi salah satu sumber
utama pendapatan daerah, merupakan sumber daya alam yang tidak terbarukan atau
sewaktu-waktu bisa habis,” ujarnya.
Karena kondisi demikianlah, lanjut Paman Birin, pentingnya
sumber ekonomi dari sumber daya terbarukan, salah satunya adalah sektor
perkebunan.
Sementara menurut Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit
Indonesia (GAPKI), Totok Dewanto, dari 70 perusahaan kelapa sawit di Kalsel
yang terdaftar, baru sekitar 51 persen perusahaan yang memiliki sertifikat
ISPO.
“Bahkan untuk perusahaan sawit yang menggunakan sistem
plasma, baru 2 perusahaan yang mengantongi Sertifikat ISPO,” jelasnya.
Sertifikat ISPO sangat diperlukan agar hasil produksi kelapa
sawit bisa dengan mudah di ekspor ke negara Eropa dan Amerika.
“Karena itulah kami berharap dukungan pemprov agar ke depannya bisa lebih banyak perusahaan sawit di Kalsel yang mendapatkan Sertifikat ISPO,” imbuhnya. (rny/foto: hum)
