KANDANGAN, banuapost.co.id- Anggota DPR RI, Ahmadi Noor Supit,
berjanji memediasikan persoalan ganasnya aksi rentenir yang menjerat para
pedagang kaki lima di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Kalsel.
Memet, sapaan akrab Ketua Komisi XI DPR RI, yang juga urang Kandangan dari sang bunda,
berjanji ikut menyelesaikan persoalan ‘lintah darat’ itu setelah mendengar
keluhan Bupati H Achmad Fikry, ketika
melakukan kunjungan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakar HSS, Senin
(18/2).
“Saya coba bicarakan. Apakah
nanti mereka (OJK) bisa ke sini. Saya siap mendampingi bertemu dengan mayarakat
itu (yang terjerat rentenir),” imbuhnya.
Untuk membantu mengatasi para rentenir itu, Bupati Achmad Fikri mengaku telah menempatkan di setiap desa/kelurahan
masing-masing satu orang Sarjana Pendamping Desa Sejahtera (Samping Desa).
Juga Pendamping
Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos, Tenaga Kesejahteraan Sosial
Kecamatan (TKSK), dan Perwakilan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
“Sangat sulit kita
putus mata rantainya, karena para rentenir bisa mencairkan dana pada saat itu
juga,” ujar bupati.
Bupati tak menampik punya
dana kredit usaha rakyat (KUR) di bank, pinjaman yang sangat ringan (bunganya).
Tetapi prosesnya yang butuh waktu.
“Sedang masyarakat,
membutuhkan pada saat itu juga. Ini yang sedang kita pelajari dengan
kawan-kawan perbankan dan koperasi,” katanya.
Sementara dalam
pidatonya, Ahmadi Noor Supit mengaku sengaja datang karena memang sudah cukup lama
tidak ke HSS.
“Saya sangat gembira bisa bertatap muka langsung dengan para pejung-pejuang muda kita yang menjadi ujung tombak pembangunan di desa,” katanya memuji para pendamping desa di kabupaten yang banyak melahirkan pejuang 45 itu. (yat/dra/group/foto: yeyen)
