LAMPUNG, banuapost.co.id– Bangsa Indonesia sejak
jaman memperebutkan kemerdekaan, tidak terlepas dari peran pemuda. Karena itu
setelah merdeka, anak muda memiliki tugas membangun negara.
“Salah satunya melalui
kontribusi pengusaha muda dalam menumbuhkan perekonomian,” jelas calon Ketua Umum
Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI, Mardani H
Maming, dalam Slaturahmi Daerah (Silatda) dengan BPD HIPMI Lampung, Jumat
(19/7).
Meski demikian, lanjut
CEO holding PT Batulicin 69 dan PT
Maming 69 dalam kegiatan bertajuk: Ngupei Jamo-jamo di Hotel Emersia
Lampung itu, berperan sebagai pengusaha saja tidaklah cukup.
“Pengusaha muda akan
lebih berperan ke dalam pembangunan saat berada di ranah legislatif atau
eksekutif,” pungkas pemilik 54 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang
usaha tersebut.
Dengan demikian,
sambung Bupati Tanah Bumbu 1,5 periode itu, bisa lebih berjuang. “Contohnya
saat ini kami sedang memperjuangkan UU tentang UMKM agar dapat disahkan.
Sehingga mengukuhkan organisasi kewirausahawan kepemudaan,” imbuh Mardani.
Makanya untuk membangun
daerah, menurut pria kelahiran 17 September 1981 itu, menceritakan sepenggal pengalaman,
dirinya mengambil jalan sebagai Bupati Tanah Bumbu.
Dalam dunia usaha,
Mardani mengingatkan pengusaha muda Lampung untuk selalu fokus dengan usaha yang
digeluti, sebelum melakukan ekspansi ke bidang usaha lainnya.
“Selama berusaha, saya
selalu fokus satu bidang saja, yaitu tambang batubara. Setelah sempurna, baru bisnis
ke tambang nikel,” jelasnya.
Dengan kondisi usaha yang
sudah kuat dan sempurna, tambah Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh
Indonesia (Apkasi) tersebut, jika ikut tender akan sulit dikalahkan.
Bersinergi
Sebelumnya, Ketua Umum
BPD HIPMI Lampung, Arie Nanda Djausal, mengatakan, HIPMI berkomitmen untuk
terus bersinergi dalam membangun ekonomi daerah.
Organisasi profesi
pebisnis itu, memiliki visi untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan bersama
pemerintah melalui kreatifitas dan inovasinya.
“Karena itu di tengah semakin ketatnya persaingan global
saat ini, seluruh kader perlu selalu termotivasi untuk menjawab tantangan. Semangat
yang patut dimiliki, diperlukan untuk membangun geliat perekonomian daerah,”
ujar Arie Nanda. (yb/b2n/foto: kewek)
