PELAIHARI, banuapost.co.id–
Dua mahasiswa Univeritas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin yang magang di
Rutan Klas IIB Pelaihari, menggelar ruqyah massal dan penyuluhan agama.
Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (12/8) dan Selasa
(13/8) di Graha Pengayoman, diikuti ratusan warga binaan. Mereka antusias
mengikuti kegiatan dengan tema: “Urgensi Agama Dalam Membangun Kesehatan
Mental”.
Acara ini mengangkat pentingnya ruqyah syar’iyyah sebagai
salah satu metode penyembuhan dalam Islam. Ruqyah syar’iyyah merupakan sebuah
teknik terapi penyembuhan dengan cara membacakan ayat-ayat Al Qur’an dan doa-doa
yang mu’tabaroh kepada pasien/orang yang diruqyah.
Sesuai dengan ketentuan-ketentuan Al Qur’an dan As-Sunnah,
sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah SAW, ruqyah juga menjadi salah
satu media untuk membentengi diri dari gangguan sihir.
Sebelum prosesi ruqyah, Kepala Rutan Klas IIB Pelaihari, Budi
Suharto, dalam sambutan berharap dengan ruqyah energi-energi negatif akan
hilang.
“Dengan adanya terapi ruqyah, harapan saya warga
binaan dapat kembali bersih dari segala penyakit hati, dan dapat lebih tertata
hidupnya dalam menjalani pidana di rutan,” ujar Budi. (zkl/foto: ist)
