BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Penyuluhan Obor Tri Prasetya, warnai peringatan hari RRI ke-74 di Auditorium media
tertua di Nusantara ini, Rabu (11/9).
Menurut Kepala RRI Banjarmasin, Suyono Wasis, simbol obor
ini semoga semakin menunjukan semangat para penyiar RRI untuk berjuang bagi
kemajuan dan kejayaan bangsa.
“Bahkan simbol ini, bentuk penghargaan akan keberadaan
radio Indonesia sebagai saksi dalam perjuangan kemerdekaan bangsa,” jelasnya.
Sebelumnya, Suyono dalam sambutannya, memohon maaf jika
selama ini memberikan informasi yang kurang pas. Karena itu dia berharap kritikan
agar RRI semakin menjadi eksis.
“Datanglah dengan kritikan, kami akan bangkit.
Jangan terus dipuji, kami akan lumpuh,” ujarnya
Suyono mengaku mengapresiasi kinerja seluruh insan Radio
RI yang telah bekerja keras mewujudkannya sebagai media penyiaran terpercaya di
Kalsel.
Sementara gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten
III Pemprov Kalsel, Drs Heriansyah, berharap RRI terus berkomitmen menjadi
rumah bagi rakyat Indonesia.
“RRI adalah radio tertua yang masih bertahan di Indonesia,
dan menjadi alat pemersatu bangsa,” ujar gubernur. (rah/foto: ist)
