MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Gegara obrolan di media sosial, seorang kepala desa di Kecamatan Lahei, Barito
Utara, siapkan laporan ke polisi.
HO, kades itu, merasa tudingan selingkuh yang dilontarkan
suami teman group WhatAapnya tidak
benar dan merupakan fitnah. Karena
merasa kehormatannya sebagai aparat desa diusik, HO balik melaporkan kasusnya.
“Saya pastikan itu fitnah. Itu tidak benar dan saya
beserta seluruh keluarga sangat keberatan,” tegas HO kepada wartawan di Muara
Teweh, Rabu (23/10).
HO merasa terkejut setelah turun dari desa ke Muara Teweh
dan mendapat kiriman pemberitaan di sebuah media online. Terlebih
terang-terangnya menuding dirinya tanpa ada konfirmasi kebenaran berita tersebut.
“Pemberitaan di media online itu disebar puluhan warga di
media sosial,” cetusnya.
Ditegaskan HO, pemberitaan yang disebar mengenai dirinya
selingkuh dengan seorang perempuan yang sudah bersuami dari Kecamatan Teweh
Selatan, tidak berdasarkan fakta dan bukti.
“Saya melihat screenshot obrolan di WA, tidak ada chat
mesum atau berbau asusila,” tandasnya.
Tuduhan selingkuh itu dilayangkan AK, suami AP, kepada HO
lantaran obrolan di WA. Bukan karena kepergok berduaan atau di tempat tertentu.
Karena tudingan tak mengenakan itu pula, kades HO menyiapkan upaya hukum dengan melapor ke
polisi, dan meminta pihak-pihak yang memfitnahnya diproses sesuai ketentuan
berlaku. (arh/foto: ist)
