BANJARBARU, banuapost.co.id–
Gegara tas warna hitam di dekat lampu merah depan Mako Brimobda Kalsel yang tak
jelas tuannya, anggota Gegana terpaksa turun tangan.
Tas yang sempat membuat was-was pengguna lalulintas di Jl
A Yani Km 31, depan Mako Brimob itu, Selasa (1/10) sekitar pukul 11:00 Wita, tak
urung membuat sempat terjadinya antrean kendaraan, baik yang ingin menuju
Banjarbaru maupun ke Banjarmasin.
Awalnya dari seorang pengendara yang tengah melintas melihat
tas hitam tergeletak di dekat Lampu
merah brimob. Karena curiga berisi bom, sang
pemotor menceritakan dengan warga yang tak jauh tinggal di depan Mako Brimob
itu.
Warga yang jga ikut was-was, mencoba memberanikan diri melaporkan
temuan tas bewarna hitam tersebut ke Polres Banjarbaru .
Tak ingin kecolongan, Polres Banjarbaru segera meminta
bantuan kepada Pasiops Gegana Sat Brimob Polda Kalsel untuk menangani tak tak
bertuang itu.
Sesuai prosedur penanganan, lokasi di sekitar area itupun
dikosongkan untuk sementara. Akibatnya, terjadi
kemacetan di se panjang jalur A Yani, terutama di kawasan TKP.
“Sesuai SOP, kita lakukan pemeriksaan isi tas dengan metal
detector,“ jelas Pasiops Gegana Satbrimob Polda Kalsel, Iptu Ambarita.
Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Jibom, lanjut Iptu Ambarita, dipastikan tidak ada bom di dalam tas tersebut. “Isi tas setelah dibuka Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berkas lainnya. Tas kita serahkan ke Mapolres Banjarbaru, sembari menunggu pemiliknya mencari,” ujar Iptu Ambarita. (riz/foto: rizal)
