PELAIHARI, banuapost.co.id- Program Manunggal Tuntung Pandang (MTP) 2020 di Desa Panjaratan, disambut antusias warga setempat yang diresmikan Bupati Tanah Laut, H Sukamta, Jumat (17/1).
Bupati dalam sambutannya mengatakan, memang menginginkan
Desa Panjaratan menjadi lokasi pertama kegiatan MTP. Sebab di 2020 ini, Desa
Panjaratan mendapatkan alokasi dana pembangunan yang tidak sedikit.
Contohnya, seperti di bangunan sekolah UPTD SDN
Panjaratan yang sekarang sudah direnovasi dan dirombak secara total. Itu karena
adanya dana dari APBN. Tak hanya itu, Desa Panjaratan juga mendapat program
Kota Tanpa Kumuh (KoTaKu).
“Disini kita bangun bank sampah serta sanitasi
komunal dan itu sudah bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Khusus untuk bank sampah ini, bupati berpesan agar dikelola dengan baik. Sampah-sampah plastik
dikumpulkan ke bank karena masih bisa menghasilkan nilai rupiah.
Sementara terkait dengan pengadaan air bersihm menurut
bupati Pemkab Tala akan membuat intake pengolahan air di danau PTPN dengan
kapasitas 50 liter per detik yang nanti akan disalurkan untuk Desa Panggung
Baru, Ujung Batu, Tungkaran dan Panjaratan.
“Rencananya 2021 untuk instalasinya dari Kementerian
PUPR. Sedang intakenya, tahun ini sudah kita siapkan,” jelas Sukamta.
Karena itu, bupati berharap di tahun-tahun berikutnya
tidak ada lagi masalah menyangkut air bersih di Desa Panjaratan.
Usaio memberikan sambutan, dilakukan berbagai penyerahan,
di antaranya data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Tala, BPJS Kesehatan dari Dinas Sosial.
Penyerahan hadiah lomba kudapan dan sembako dari PKK Tala
bekerjasama dengan Baznas, bingkisan dari Bank Kalsel berupa bingkisan untuk
Sekretaris Desa, bingkisan dari Bank
Mandiri untuk Ketua BPD dan Kepala Desa.
Penyerahan piagam penghargaan program Kotaku dan Pamsimas
ditambah penyerahan bibit jengkol, petai, jambu mente, dan asam jawa sebanyak 5.000
bibit dari Dinas KPH Tala. (zkl/foto:
ist)