KIRAM, banuapost.co.id– Menikmati durian gratis yang digagas Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, di Kiram Park, Sabtu (18/1), nikmat namun membawa sengsara.
Bagaimana tidak. Nikmat bagi penggila buah hutan itu jika
kebagian mencicipinya. Namun banyak juga pencinta buah dengan kulit berduri ini
yang sengsara.
Pasalnya, jalan menuju pusat acara, Kiram Park, mengalami
macet total hingga antrean pun mengular sepanjang 5 kilometer. Titik macet
terparah berada di pertigaan antara Gunung Kupang, Mandiangin, dan jalan menuju
Kiram Park.
Akibat macet itu pula, banyak warga yang ingin menikmati
durian gratis Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, tidak kebagian.
Selain tiba di lokasi, acara sudah selesai, duriannya pun juga hanya berserakan
kulit tanpa isi.
Menurut pengamatan banuapost.co.id,
antusias masyarakat menikmati durian gratis dengan Paman Birin ini, banyak
juga yang berujung cilaka.
Sedikitnya ada 6 korban luka memar akibat berebut yang memilkii
aroma khas tersebut. “Ada 6 orang yang kita tangani. Satu orang kejatuhan buah
durian di bagian kepala hingga mengalami pendarahan. Sisanya mengalami luka
memar karena berebut dan desak-desakan saat pembagian buah durian tadi,” jelas Kepala
Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin.
Selain enam korban akibat berebut pembagian durian, BPBD Kalsel juga mencatat 6 kasus anak yang
terpisah dengan orangtuanya. Belum lagi yang semaput akibat kelelahan karena
harus berjalan kilometeran, juga kepanasan selama berada dalam mobil.
Miris memang dengan pemandangan seperti ini. Padahal
untuk acara menikmati durian gratis ini, konon Paman Birin telah menyiapkan kisaran
40 ribu butir.
Namun kenyataannya meski dengan jumlah sebanyak itu,
ribuan pula yang harus sengsara. Termasuk mungkin Ketua DPRD Kalsel, H Supian
HK, yang harus ikut berjalan kaki sepanjang empat kolometeran karena mobil yang
ditumpanginya ikut terjebak macet, hingga harus di parkir jauh dari pusat acara.
(oie/foto: olive)