JAKARTA, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk memberikan waktu bagi penyelesaian persoalan yang membelit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Asuransi Jiwasraya.
“Ini sakitnya sudah lama, sehingga penyembuhannya
juga tidak langsung sehari dua hari. Berikan waktu kepada OJK (Otoritas Jasa
Keuangan), Menteri BUMN, Menteri Keuangan untuk menyelesaikan ini. Insya Allah
selesai,” kata presiden dalam pertemuan dengan wartawan di Istana Merdeka,
Jumat (17/1).
Kepala Negara tidak memberi target waktu untuk
penyelesaian kasus gagal bayar yang dialami Jiwasraya. Namun ia menekankan, hal
terpenting adalah pelayanan kepada nasabah, kepada rakyat kecil.
“Enggak ada, target saya selesai. Yang penting
selesai, terutama untuk nasabah-nasabah, rakyat kecil,” tandasnya.
Sementara berkaitan dengan industri keuangan nonbank,
seperti asuransi tersebut, presiden memandang perlunya reformasi dilakukan
secara menyeluruh sebagaimana yang pernah dilakukan perbankan pada kurun
2000-2005 yang membawa imbas positif bagi perekonomian nasional.
“Baik itu dari sisi pengaturan, sisi pengawasan,
sisi risk management, semuanya harus diperbaiki dan dibenahi. Tapi butuh waktu,
enggak mungkin setahun-dua tahun. Sisi permodalannya juga. Sehingga muncul
kepercayaan dari masyarakat terhadap perasuransian kita,” jelasnya. (yb/din/foto: setneg)