BANJARMASIN, banuapost.co.id– Cegah bakal meluasnya virus mematikan asal Provinsi Wuhan Tiongkok, pemilik jasa angkutan laut melakukan pengawasan terhadap penumpangnya, terutama yang masuk ke wilayah Provinsi Kalsel.
Tidak hanya itu, armadanya pun disemprot dengan cairan
disinfektan setiap kali sandar di tujuan. Seperti misalnya di Pelabuhan
Trisakti Banjarmasin.
“Di kapal pun juga disediakan cairan anti septik untuk
pembersih tangan. Sedang untuk ABK, juga menjalani vaksin, selain vitamin dan
obat-obatan untuk kebugaran tubuh,” jelas Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama
Banjarmasin, Anton Wahyudi, Selasa (24/3).
Tak ditampik Anton dalam beberapa pekan terakhir ini,
jumlah penumpang maupun pengiriman barang melalui jasa angkutan laut, terus
mengalami penurunan.
“Bahkan sampai 40 persen, baik ke Surabaya maupun yang ke
Banjarmasin. Mungkin akibat merebaknya virus korona ini,” imbuhnya.
Meski dengan kondisi demikian, lanjut Anton, armada PT
Dharma Lautan Utama tetap beroperasi melayani masyarakat yang bepergian, baik
dari Banjarmasin – Surabya, mapun sebaliknya.
“Hingga sekarang ini belum ada kebijakan dari manajemen untuk
menyetop sementara operasional, meski di Surabaya, Jatim, maupun Kalsel ada
warga yang terpaparvirus korona,” katanya. (yai/foto: ayai)
.