TANJUNG, banuapost.co.id– RSUD H Badaruddin Kasim Tanjung, menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari pemerintah pusat untuk menangani pasien yang terpapar virus korona. APD berupa baju Hazmat atau pakaian dekontaminasi sebanyak 50 pcs coverall.
“Baju hazmat ini hanya untuk sekali pakai. 50 pcs
baju hazmat ini akan dapat memenuhi kebutuhan pelindung petugas kita dalam satu
minggu,” jelas Direktur RSUD H Badaruddin Kasim, dr Mastur, Jumat (27/3).
Menurut dr Mastur, satu pasien yang diduga terpapar virus
korona akan ditangani tujuh sampai sepuluh petugas kesehatan.
Untuk itulah, RSUD H Badaruddin masih memerlukan banyak
APD. Karena setiap hari harus memeriksa pasien yang pernah ke daerah terpapar virus
korona. Sehingga petugas kesehatan harus memeriksa dengan pakaian lengkap.
“Karena pasien yang datang terkait kasus virus korona
selalu ada, sehingga APD yang kita
miliki berkurang terus,” ujarnya.
Pihak RSUD pun, sambung dr Mastur, sejak Januari lalu
sudah melakukan pemesanan beberapa APD ke beberapa pabrik penyedia. Namun
karena kebutuhan APD ini bersamaan seluruh Indonesia, maka pemesanan yang dapat
dipenuhi 20 persen saja.
“Dalam kasus korona ini, pihak yang paling beresiko
untuk tertular adalah petugas kesehatan. Karena itu, petugas kesehatan harus
benar-benar melindungi diri saat melakukan pemeriksaan pasien yang
terpapar,” jelasnya.
Terpisah, Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin, mengatakan, telah menyalurkan APD ke beberapa sakit di
daerah, termasuk tiga rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan pasien yang
diduga terpapar virus korona.
“Untuk Banua Lima, melalui BPBD kabupaten kita sudah
menyerahkan APD ke rumah sakit daerah masing-masing,” ujar Wahyudin
yang juga Ketua Harian Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid 19
kepada banuapost.co.id, Jumat (27/3).
Masing-masing rumah sakit tersebut mendapat bantuan 50 pcs,
seperti RSUD Pembalah Batung Amuntai, RSUD H Damamhuri Barabai, RSUD H
Badaruddin Kasim Tanjung dan RSUD Balangan, kecuali RSUD Hasan Baseri
Kandangan mendapatkan sebanyak 200 pcs APD.
“Jumlah besar ini, karena RSUD Hasan Baseri merupakan
salah satu RS rujukan pasien terpapar virus korona,” ujar Ujud, sapaan akrab Kepala
BPBD Kalsel ini.
Meurutnya, dalam seminggu ke depan pesanan APD akan
datang, dan kembali disalurkan ke rumah sakit-rumah sakit daerah.
APD yang akan kembali disalurkan, seperti baju hazmat, sepatu
both, sarung tangan, kacamata google, masker dan beberapa APD lainnya. (sal/foto: ist)