BANJARMASIN, banuapost.co.id– Seorang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Tapin, meninggal dunia. Kasus ini menambah daftar pasien akibat terinfeksi virus korona di Kalsel yang wafat. Dari sebelumnya tiga, menjadi empat orang.
Meninggalnya satu pasien akibat positif virus korona, dibenarkan Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (TGTP-3) Covid 19 Kalsel, yang kini berganti nama menjadi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP-2) Covid 19 Kalsel.
Berdasarkan data yang dirilis, hingga Kamis (9/4) sore pukul 16:00 Wita, ada 25 pasien terkonfirmasi positif. Rinciannya, jumlah yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Kemudian dua yang sudah sembuh.
Sedang pasien yang masih menjalani perawatan, sebanyak 19 orang. Jumlah pasien ini bertambah, dibanding sehari sebelumnya yang sebanyak 17 orang. Namun dari 17 itu, berkurang satu,. Karena dari Tapin meninggal dunia.
“Kami juga menyampaikan berita duka. Ada satu KS Covid#19 atau Ulin 30, seorang laki-laki 60 tahun, meningal dunia hari ini. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ujar Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Pasien positif asal Tapin yang meninggal dunia ini, dirujuk ke RSUD Ulin sejak Sabtu (4/4) lalu. Sebelumnya sempat dirawat di RSUD Datu Sanggul, Tapin. Almarhum salah satu kluster Gowa, Sulawesi Selatan.
Sempat berkurang menjadi 16 orang, jumlah pasien positif di Kalsel bertambah tiga orang menjadi 19. Tambahan tiga orang itu, dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelumnya.
“Masing-masing satu orang dari Kota Banjarmasin, Kabupaten Balangan dan Tanah Bumbu,” jelas Muslim
Menurut Muslim, 19 pasien positif itu, dirawat di sejumlah rumah sakit berbeda. 13 orang di RDUD Ulin, kemudian satu di RSUD M Anshari Saleh, dan dua di RSUD Boejasin. Sedangkan tiga lainnya, menjalani isolasi mandiri.
Muslim juga memaparkan jumlah PDP yang berkurang. Dari 14 orang menjadi 12 orang. Rinciannya, empat diisolasi di RSUD Ulin, tujuh di RSUD M Anshari Saleh dan satu di RSUD Abdul Aziz, Marabahan, Batola.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 1.176 orang, atau bermbah 43 orang dari sebelumnya 1.133 orang. (emy/foto: ist)