BANJARMASIN, banuapost.co.id– Seorang Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang selama ini menjalani isolasi di RSUD Ulin, akhirnya diperbolehkan pulang.
Wanita asal Kabupaten HSS tersebut, diperbolehkan pulang setelah dinyatakan negatif terinfeksi virus korona. Hal tersebut, menyusul uji laboratorium cairan lendir dari saluran pernafasannya atau swab, telah diterima dari Litbang Kemenkes RI.
“Jadi untuk hari ini, jumlah PDP di RS Ulin tersisa 7 orang. Berkurang satu orang dari se hari sebelumnya yang berjumlah delapan PDP,” kata sekretaris sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penangan Covid-19 Kalsel, M Muslim, Rabu (1/4) sore.
Untuk tujuh PDP yang masih diisolasi di RSUD Ulin, menurut Muslim, empat dari Banjarmasin. Kemudian satu dari Kabupaten Tabalong dan dua dari Kota Banjarbaru.
Sedang jumlah pasien terkonfirmasi positif, menurut Muslim, masih delapan orang. “Dari delapan orang itu, dua yang merupakan pasien kontak dengan Ulin – 1, yakni K1 dan K2, menjalani isolasi mandiri. Kondisi kesehatan keduanya stabil. Begitu pula pasien Ulin – 1, kondisinya terus membaik. Tapi, hingga hari ke 17 perawatan, belum bisa dipulankan. Karena menunggu hasil uji laboratorium,” beber Muslim.
Berikutnya Muslim memaparkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang datanya mencapai 1.305, atau bertambah 74 orang dari se hari sebelumnya sebanyak 1.231 orang. (emy/foto: ist)