JAKARTA, banuapost.co.id– Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengaku terinspirasi dengan perjuangan Mardani H Maming. Meski harus jatuh bangun, akhirnya muncul sebagai sosok muda di tatanan pengusaha nasional.
“Anak muda yang pertama kali nekat jadi bupati, ya Mardani. Saya juga sempat terheran-heran. Namun jangan melihat Mardani sekarang. Tapi lihatlah semangat dan perjuangannya yang luar biasa, dan itu menjadi inspirasi saya,” ujar mantan Bupati Trenggalek Jawa Timur itu.
Pujian dilontarkan Emil dalam acara ngobrol santai secara online melalui virtual zoom: ‘Pemuda Penggerak Kemajuan’, yang digagas BPP HIMPI, Jumat (29/5).
Bahkan saat menjadi Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil mengaku perjalanan politiknya banyak terpengaruh dari seorang Mardani.
“Ketika itu di benak saya hanya ada satu tekad, bagaimana menjadi kepada daerah di usia muda, seperti Pak Mardani,” imbuh Emil.
Karena itu, lanjut Emil, saat ini anak muda bukan menuntut peran. Tapi mengisi peran apa yang dimiliki. Sebab perdana menteri di beberapa negara Eropa, hampir sebagian besar di bawah usia 40 tahun.
“Anak muda harus nekat, karena disitu tantangannya. Sehingga bisa kerja lintas generasi. Anak muda bisa memimpin yang tua, tetapi dengan tanggung jawab,” pungkas Emil.
Sebelumnya, Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming, tak menampik banyak anak muda yang sulit menjadi pengusaha. Pasalnya, selain tidak memiliki pengalaman dan galau, juga karena tidak memiliki keberanian dalam mengambil keputusan.
Mardanipun menceritakan bagaimana saat dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Tanah Bumbu diusia paling belia di antara calon lainnya.
Menurut CEO Holding Company PT Maming 69 dan PT Batulicin 69 dengan 50-an entitas di berbagai bidang usaha tersebut, ketika itu dirinya dianggap sebagai anak bau kencur. Anak yang baru melek tentang dunia politik, namun ingin langsung menjadi seorang bupati.
“Tapi semakin ditekan, semakin keras juga tekad saya membuktikan dalam pertaruhan pilkada. Alhamdulillah, saya menjadi pemenang. Begitupun dengan periode kedua, saya maju lagi dan terpilih kembali jadi bupati,” jelas Mardani.
Karena itu, imbuh Mardani, tekad untuk membuktikan anak muda pun bisa dan memiliki kemampuan itu yang penting dengan landasan tanggung jawab.
“Saya ini lahir bukan dari piring emas. Bapak saya hanya kepala desa. Kalau saya bisa menjadi kepala daerah, bisa menjadi pengusaha nasional dan bisa menjadi Ketua Umum HIPMI, tentunya anak-anak muda lain pun juga punya kesempatan,” ucap Mardani.
Semua anak muda, lanjut Mardani, mempunyai kesempatan. Tinggal kapan menjemput mimpi di masa muda. Itulah yang harus menjadi semangat. Kalau sudah tua, susah untuk membuat program.
“Karena itu, jemput mimpimu di masa muda,” pungkas Mardani.
Selain Mardani H Maming dan Emil Dardak yang mengisi acara, hadir dalam forum ini para anak muda yang menjadi pemimpin lainnya, seperti Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan dan Bupati Kabupaten Paser Penajam Utara, Abdul Gafur Mas’ud. (yb/b2n/foto: ist)