BANJARMASIN, banuapost.co.id– Makam KH Ahmad Zuhdiannoor sejak Minggu (3/5) ditutup sementara dari peziarah.
Penutupan dilakukan petugas dengan melakukan penjagaan di jalan masuk menuju komplek kediaman yang masih satu jalur dengan tempat peristirahatan terakhir ulama yang akrab disapa: Guru Zuhdi itu.
Menurut seorang petugas, Rahmat Supiani kepada awak media, mereka hanya menjalankan intruksi dari keluarga.
“Untuk hari ini makam ditutup total dari peziarah, baik untuk umum maupun kerabat sesuai dengan arahan pihak keluarga,” ujarnya.
Penutupan sementara ini, lanjut Rahmat, dilakukan pihak keluarga dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya untuk menghindari penyebaran virus korona.
Ditanya tentang kapan makam akan dibuka untuk peziarah, Rahmat mengaku belum dapat memastikannya. Karena tergantung keputusan pihak keluarga.
“Tadi ada yang datang dari Negara, Barabai dan beberapa daerah lain untuk ziarah. Namun karena intruksi dari dalam ditutup total untuk sementara, maka kami mohon pengertiannya. Kapan makam akan dibuka untuk peziarah juga menunggu arahan keluarga,” jelasnya.
Bahkan, sambung Rahmat, menurut informasi akan ada pecinta Guru Zuhdi yang datang dari Yaman untuk berziarah.
Sementara peziarah asal Landasan Ulin, H Fauzan, mengaku memaklumi penutupan makam dari peziarah.
“Mungkin pihak keluarga sedang membenahi area makam bekas prosesi pemakaman kemarin,” ujar pria yang mengaku pernah sama-sama menjadi Pengurus Yayasan Al Falah bersama Guru Zuhdi tersebut.
Ia pun meyakini apa yang diputuskan keluarga merupakan yang terbaik, baik bagi peziarah di tengah pandemi korona, maupun bagi pihak keluarga yang mungkin saat ini sedang sibuk. (emy/foto: deny yunus)