TANJUNG, banuapost.co.id– Pasien terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Kabupaten Tabalong sepanjang Sabtu (13/6), bertambah 6 kasus.
Dengan jumlah itu, Covid-19 Tabalong terakumulasi menjadi 24 kasus. 17 dirawat dan 7 lainnya sembuh, Namun dari 17 yang dirawat, 2 di antaranya meninggal dunia dengan status PDP sebelum uji swabnya diketahui positif.
Menurut juru bicara TGTP2 Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, 6 positif baru, 4 di antaranya dalam perawatan di unit penanganan khusus RS Tanjung.
“Sedang 2 lainnya meninggal dunia sebelum hasil uji swabnya diketahui. Keduanya wafat seminggu lalu,” jelas dr Taufiq yang juga Kadinkes Tabalong itu, Sabtu (13/6).
Dua orang yang meninggal dunia, lanjut dr Taufiq, 1 merupakan warga Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, dan 1 lainnya warga Kelurahan Pembataan, juga dari Kecamatan Murung Pudak.
Sedang 4 positif baru, 2 dari Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung, 1 dari Perumahan 10 Tanjung Selatan, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak dan 1 dari Komplek Sukamaju, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Meski kasusnya bertambah 6 orang, namun 1 pasien positif Covid-19 yang dirawat di unit penanganan khusus dinyatakan sembuh.
“Pasien tersebut warga Komplek Sukamaju, warga Kotabaru yang berdomisili di Tabalong,” jelas dr Taufiq.
Seiring dengan tambahan kasus positif Covid-19 ini, Taufik kembai mengingatkan masyarakat Tabalong untuk membudayakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Seperti selalu mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, selalu menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah,” tandasnya.
Menyinggung sebaran pasien Covid-19 di Tabalong, menurut dr Taufiq, Kecamatan Murung Pudak menjadi penyumbang terbanyak dengan 13 orang.
Disusul Kecamatan Tanjung sebanyak 6 kasus dan Kecamatan Muara Harus 2. Sementara Kecamatan Pugaan, Upau serta Bintang Ara, masing-masing 1 kasus. (sal/foto: ist)