BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ditengarai dijadikan diskotik, pub beberapa tempat hiburan malam (THM) dirazia , Satpol PP Kota Banjarmasin, Selasa (14/7) malam.
Dari sejumlah tempat mudarat yang didatangi, ditemukan beberapa pelanggaran dalam peneratap protokol kesehatan. Seperti masih banyak pengunjung yang tidak memakai masker.
Polisi produk pemda itu, awalnya mendatangi Nashville Pub n Cafe yang ada di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI).
Di tempat tersebut, petugas menegur pengelolanya karena musik yang disajikan beraliran progresive. Sebab dikhawatirkan suasana yang awalnya hanya pub dan kafe, berubah layaknya diskotik.
“Kalo bisa musik yang diputar jangan cepat seperti ini. Jangan sama kaya di diskotik. Namanyakan cafe, putar lagu yang slow lah, kalau bisa putar saja lagu daerah,” kata Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Fathurrahim di sela razia.
Dari Nashville Pub n Cafe, petugas meninjau tempat karaoke. Dari sana tak ditemukan sesuatu yang mencurigakan.
Selanjutnya mengontrol Athena Diskotik yang juga berada di hotel tersebut. Hasilnya memang diskotik tersebut tak beroperasi.
Dikonfirmasi awak media, General Manager HBI, Eri Sudarisman, membantah dugaan jika cafe Neshville disulap tak ubahnya seperti diskotik.
“Gak ada lah. Format pub kan memang seperti itu, sore kita mainkan homeband dulu, lalu sekitar pukul 10 malam baru kita mainkan musik progresif,” katanya.
Soal pemutaran musik yang mirip dengan diskotik, Eri Sudarisman berjanji, jika ke depannya pihaknya akan memutar musik yang lebih lambat.
Selain itu, Eri juga membantah jika pihaknya terkesan melawan aturan dari Pemerintah Kota Banjarmasin. “Kita tidak melawan. Kita taat, buka saja kita paling lambat,” katanya.
Setelah di HBI, petugas menuju THM di pertokoan Mitra Plaza. Di tempat ini, petugas tak menemukan adanya hal yang mencurigakan. Diskotiknya juga tutup. Sementara tempat karaokenya terlihat sudah diberikan tanda agar para pengunjung taat menjaga jarak.
Menurut GM Grand Manajemen, Khairul Umam, pihaknya akan mentaati peraturan yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Protokol sudah kita terapkan, dari lantai bawah, pintu masuk, sudah kita terapkan kepada para pengunjung,” tuturnya. (emy/foto: deny yunus)