BANJARMASIN, banuapost.co.id– Asa H Ibnu Sina, sang petahana dalam pilkada Kota Banjarmasin, Desember mendatang, puus sudah.
Dukungan yang ditunggu dari partai yang membesarkannya dalam dunia poltik hingga menjadi Wali Kota. Bahkan penah menjadi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)-nya di Kota Banjarmasin, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), akhirnya jatuh ke Hj Ananda.
Kepastian tidak ada dukungan untuk Ibnu Sina ini, sebagaimana surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS kepada pasangan Hj Ananda-Mushaffa Zakir, yang diteken Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen Mustafa Kamal, 13 Agustus lalu.
Dalam surat keputusan No 220/SKEP/DPP-PKS/2020 tentang penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin itu, tertera jelas dukungan diberikan kepada Hj Ananda sebagai calon Wali Kota dan Mushaffa Zakir yang merupakan kadernya, sebagai calon Wakil Wali Kota.
Terkesan aneh memang dengan surat rekomendasi dukungan ini. Pasalnya, Ketua DPW PKS Banjarmasin, Hendra, mengaku belum menerima surat tersebut.
Meski demikian, Hendra tak menampik ada indikasi partainya akan condong mendukung Mushaffa jadi tandem Hj Ananda.
“Indikasinya seperti itu. Meski belum resmi, tetapi sudah ada pembicaraan ke arah situ. Dari infonya seperti itu,” kata Hendra usai Tasyakuran Harlah ke-22 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabtu (15/8) sore.
“Sebelumnya ada dua infonya. Pertama Pak Mushaffa Zakir dan tentunya Pak Ibnu Sina. Sepertinya sudah mengarah ke Pak Musaffa Zakir,” imbuh Hendra.
Seperti diberitakan sebelumnya, langkah Hj Ananda untuk berlaga dalam pilkada Kota Banjarmasin, Desember mendatang, makin mulus setelah DPP Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan dukungannya.
Rekomendasi dari DPP PAN ini ternyata juga menyertakan nama kader PKS sebagai pendampingnya, H Mushaffa Zakir, anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PKS.
Menariknya, kedua pasangan ini bukan merupakan kader asli dari PAN. Hj Ananda adalah kader dari Partai Golkar. Sedang Mushaffa Zakir, merupakan pengurus DPW PKS Kalsel. (yb/sas/foto: jjr)