BANJARMASIN, banuapost.co.id– Membantu mengembangkan pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Citra.Co Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), usung program kerja SuLoKal atau Support Produk Lokal.
Anggota kelompok yang tersebar di beberapa wilayah, Kota Banjarmasin, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Makassar, semakin mempermudah Citra.Co dalam melihat berbagai potensi produk lokal untuk dikembangkan sesuai disiplin ilmu komunikasi dalam hal digitalisasi.
Menurut Ketua Kelmpok Citra.Co, M Rafi’ Fauzi, target program SuLoKal memang UMKM yang membawa nuansa local wisdom.
Sebagaimana kehadiran SuLoKal ini karena kegelisahan pelaku UMKM yang dirasakan dan dipahami mahasiswa karena terdampak pandemi.
“Karena pelaku usaha local wisdom ini yang cukup banyak belum berkembang. Seperti dalam hal promosi, packaging, dan lain-lainnya. Apalagi beberapa dari mereka yang belum mengenal penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran saat ini,” jelas Rafi’, Sabtu (15/8).
Sementara menurut Ria Nita, salah satu anggota Kelompok Citra.Co, SuLoKal hadir untuk menjadi salah satu solusi nyata dalam hal membantu para pelaku UMKM di daerah lokasi KKN, sebagai upaya untuk memakmurkan dalam membuat keberlanjutan pemasaran yang efektif di masa-masa sulit seperti sekarang.
“Sederhananya seperti membantu membuatkan brand dan logo produk, pengemasan yang lebih menarik, pembuatan contoh foto dan video promosi, serta edukasi teknik-teknik marketing yang baik. Sehingga nanti walaupun kami sudah selesai KKN, mereka tetap bisa menjalankan. Intinya dalam hal keberlanjutan,” jelas Ria.
Sedang Rahimah, salah satu pelaku UMKM Kain Tenun khas Pagatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, menyambut hangat kedatangan dan maksud tujuan dari mahasiswa KKN ini.
Menurutnya, memang karena kondisi pandemi penjualan kain tenun menjadi sangat menurun. “Sangat kurang dari biasanya. Kalau biasa setiap tahun ada pesta laut, bupati dan orang-orang dinas sering bapasan kain. Sekarang karena tidak ada pesta laut, jadi pesanan juga tidak ada.” Imbuhnya.
Tak jauh berbeda dengan Rahimah, pelaku UMKM dari Kabupaten Kotabaru yang menjual kerupuk ikan parang-parang khas Kotabaru, juga mengapresiasi bantuan yang akan diberikan para mahasiswa ini.
“Soalnya kalau mengharapkan penjualan dalam desa saja, konsumennya kada berkembang, kada bertambah,” katanya.
Asti Nana Yuliarti, dosen pembimbing lapangan kelompok Citra.Co, sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan mahasiswanya tersebut.
Karena sebagai mahasiswa sudah seharusnya mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk ikut serta membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat.
“Harapan saya melalui program SuLoKal ini, para mahasiswa bisa memberikan kontribusi nyata di masyarakat, sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Sehingga bisa bermanfaat, apalagi di tengah kondisi perekonomian yang tidak bisa diprediksi saat ini.” ujar dosen yang akrab disapa Ibu Asti itu. (yb/*/foto: ist)