BANJARMASIN, banuapost.co.id– Di penghujung debat publik pertama antar calon Gubernur Kalsel yang dihelat melalui saluran analog dan digital TVRI, serta live streaming diakun Youtube resmi TVRI Kalsel, Rabu (4/11), H Sahbirin Noor mengajak masyarakat menyukseskan pesta demokrasi dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih.
Bahkan petahana dengan nomor urut 01 yang kali ini berpasangan dengan mantan Wali Kota Banjarmasin, H Muhidin, mengingat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Karena pilkada kali ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, virus mematikan.
Ada alasan tersendiri kenapa Paman Birin, sapaan familiarnya, mengajak masyarakat berandil besar dalam suksesnya pemilu, termasuk pilkada.
“Pemimpin adalah rakyat, rakyat adalah pemimpin. Tidak ada pemimpin tanpa rakyat, karena rakyat lah yang memilih pemimpin. Tidak ada Paman Birin, tidak ada presiden, tak ada wali kota atau bupati tanpa ada suara rakyat yang memilih,” jelasnya.
Sebelumnya, sang petahana diberikan waktu 5 menit menyampaikan visi misi untuk Kalsel. Mengusung Banua Maju, Kalsel Maju, sedikitnya 3 visi yang disampaikan Paman Birin.
“Makmur sejahtera, kita berharap terpenuhinya kebutuhan masyakarat, baik jasmani maupun rohani, aman dan sentosa,” ujarnya.
Selanjutnya, pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.
“Berikutnya kita tahu, Kalsel sebagai gerbang ibu kota negara, seiring dengan sudah ditetapkan di Kaltim, tentunya sangat berdampak,” ucap Paman Birin.
Kalsel, lanjut Paman Birin, wilayah yang sangat strategis. Karena berbatasan langsung dengan ibu kota negara. Oleh sebab itu, dampak yang signifikan diharapkan memberikan kesejahteraan bagi rakyat Kalsel.
Selain itu, meningkatkan sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, baik dari pedesaan hingga keperkotaan, memperkuat sarana dan prasarana dasar perekonomian.
“Sedang tata kelola pemerintahan, fokus pada pelayanan publik, atau memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Memperbaiki lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan bencana,” ujarnya.
Seperti diketahui, sambung Paman Birin, Kalsel sendiri sering dilanda musibah kebakaran, baik hutan, lahan maupun pemukiman/perkampungan.
“Karena itu, kita harus lebih siap lagi dalam rangka menghadapi setiap musibah bencana yang melanda wilayah kita,” tegasnya.
Dan diera sekarang ini, imbuh Paman Birin, dunia bersaing begitu ketat. Oleh sebab itu, kualitas sumber daya manusia menjadi hal penting yang harus diperhatikan dan didorong, serta diaplikasikan dalam setiap pergerakan pembangunan di Kalsel. (oie/foto: olivia)