BAJARMASIN, banuapost.co.id– Banjir di Kota Banjarmasin dalam sepekan terakhir, selain curah hujan yang cukup tinggi, juga diduga banyaknya anak sungai mengalami pendangkalan. Bahkan ada yang tidak berfungsi akibat maraknya pembangunan.
Salah satu sungai di dalam kota yang nyaris tidak berfungsi hingga airnya tidak mengalir, yakni sungai di depan Pasar Kuripan atau Jl Veteran.
Padahal sebelum gila-gilaannya warga membangun di bantarannya, sungai jadi lalulalang klotok dan sampan para pedagang sayur-mayur atau buah-buahan.
Namun tak berfungsi lagi, sejak Pemko Banjarmasin membangun Pasar Kuripan. Kondisi demikian semakin diperparah dengan pengelolanya membuat bangunan kios di atas sungai.
Memprihatinkannya lagi, setelah bencana banjir yang terjadi sepekan terakhir ini, Pemko Banjarmasin seperti baru tersadar untuk melakukan normalisasi sungai.
Rencananya, kios-kios yang berada di atas sungai akan dibongkar. Sementara sungainya dikeruk dari pendangkalan. Sehingga air dapat mengalir seperti sedia kala.
Tak tanggung-tanggung mulai dilakukannya pembersihan Sungai Veteran di depan Pasar Kuripan, Rabu (20/1), dua Wakil Wali Kota Banjarmasin langsung mengawasi. Keduanya, Hermansyah dan Wakil Wali Kota terpilih dalam pilkada September lalu, Arifin Noor, yang juga Kepala Dinus PU Banjarmasin.
Menurut Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, sehubungan bencana banjir, pihaknya telah menggelar rapat-rapat untuk melakukan normalisasi sungai. Salah satunya sungai di Jl Veteran.
Karena itu Hermansyah berharap pengertian dari para pedagan. Karena normalisasi ini untuk kepentingan masyarakat banyak. (b2n/foto: beben)