BANJARMASIN, banuapost.co.id– Bencana banjir Kalsel yang merendam lebih dari 24 ribu rumah di 10 kabupaten/kota, membuat Barito Mania (Bartman) dan sejumlah Fans Club Eropa (FCE) yang tergabung dalam SuperSoccer Banjarmasin, beraksi.
Mereka melakukan penggalangan donasi dan juga menerima bantuan dari kelompok suporter lain, seperti Pusamania dan Laskar Ayam Jantan (LAJ).
“Kami sudah tiga kali menyalurkan bantuan. Terbaru pada Minggu lalu ke Lok Buntar, Kabupaten Banjar. Warga di daerah ini masih minim mendapatkan bantuan. Sebelumnya kami juga mengirimkan bantuan ke wilayah Batola, Banjarmasin dan Martapura,” ujar Ketua Umum Bartman, Dedy Sattardi, kemarin.
Menurut Dedy, bantuan yang disalurkan ke wilayah Lok Buntar meliputi beras, telur, minyak goreng, mie instan, lilin, gula, kopi, teh, pampers, susu, bubur bayi, hingga pampers untuk orang tua.
Aksi nyata juga dilakukan sejumlah fans club Eropa yang tergabung dalam SuperSoccer Banjarmasin. Arsenal Indonesia Supporter (AIS) Banjarmasin dan Manchester City Supporter Club Indonesia (MCSCI). Mereka berkolaborasi memberikan bantuan kepada korban banjir di daerah Puntik, dan Semangat Dalam, Kabupaten Barito Koala.
AIS menyalurkan bantuan dalam bentuk beras, mie instan, telur, makanan ringan, pampers, susu bayi, hingga obat-obatan. Sementara MCSCI menyediakan makanan siap santap berupa nasi bungkus.
“Kami memang berkolaborasi dengan teman-teman dari Manchester City Banjarmasin. Bentuk bantuannya memang berbeda. Tetapi sasaran kami daerah yang selama ini belum mendapatkan bantuan,” ungkap Koordinator AIS, Setya Wiraldi.
Fans club lainnya juga turut melakukan aksi sosial. Seperti Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC), FC Bayern Fan Indonesia (FCBFI) Banjarmasin, Laziale Kalsel, dan Milanisti Indonesia Sezione Banjarmasin.
Koordinator SuperSoccer Banjarmasin, Devin Ilham, mengapresiasi apa yang dilakukan Bartman maupun sejumlah fans club Eropa ini.
“Ini juga menjadi momentum antara teman-teman Bartman maupun fans club Eropa dengan DRP. Di sini sebagian DRP mau memberikan potongan harga saat mereka tahu barang yang dibelanjakan adalah untuk korban bencana,” ujar Devin. (oie/foto: ist)