PELAIHARI, banuapost.co.id– Sampai Kamis (21/1), Jalan Nasional yang melintasi RT 6 Desa Gunung Raja, masih ditutup. Kendaraan arah ke kota Pelaihari atau sebaliknya, diminta untuk tetap menggunakan jalan alternatif melintasi Desa Banyu Irang dan keluar di Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tamabang Ulang.
Penutupan tersebut karena masyarakat setempat atau RT 6 Desa Gunung Raja, keberatan dengan gelombang yang ditimbulkan saat kendaraan roda empat atau lebih melintas.
Banyak pintu rumah yang rusak dan kaca jandela pecah akibat hantaman gelombang mobil dan truk yang melintas.
Sampai saat ini hanya angkutan logistik untuk korban banjir dan relawan serta petugas yang boleh melintas di kawasan yang tergenang sekitar 500 meter itu.
Kasatlantas Polres Tala, AKP Taufiqurahman, membenarkan ditutupnya sementara jalan yang melintasi Desa Gunung Raja karena permintaan warga.
“Masih ditutup, karena warga keberatan gelombang kendaraan roda empat atau lebih berdampak pada kaca pintu rumah mereka,” kata kasatlantas saat dikonfirmasi, Kamis (21/1).
Selain kawasan Desa Gunung Raja dan Desa Benua Raya, banjir juga menggenangi jalan nasional di Desa Pandahan, Kecamatan Bati Bati dan Pengayuan, Kota Banjarbaru. Hampir lima kilometer jalan nasional di perbatasan Tala dan Kota Banjarbaru ini tergenang. (zkl/foto: zul yunus)