PELAIHARI, banuapost.co.id– Barusan satu hari pulang dari pengungsian akibat terdampak bencana banjir, satu keluarga di Handil Maluka, Kecamatan Bumi Makmur, Tanah Laut, terpaksa mengungsi lagi.
Akibat hujan yang mengguyur Tanah Laut sejak Jumat (29/1) malam hingga Sabtu dini hari, membuat air kembali merendam. Saat ini ketinggiannya di Handil Maluka se lutut orang dewasa.
Padahal sehari sebelumnya, air tinggal semata kaki. Sehingga sebagian besar warga kembali ke rumah masing-masing.
Hamidah, warga RT 4 Handil Maluka, mengaku sempat 17 hari di pengungsian dan baru kemarin pulang. Namun belum genap sehari, bersama keluarga terpaksa mengungsi lagi.
“Saya 17 hari mengungsi ke tempat keluarga di Asam Asam, kemarin baru kembali,” kata Hamidah di Kantor Camat Kurau tempatnya mengungsi saat ini.
“Air cepat sekali naiknya, dari mata kaki sampai lutut hanya beberapa jam saja,” ceritanya.
Sementara Camat Kurau. Anang Fandi, membenarkan saat ini ada warga Handil Maluka yang mengungsi. Jumlahnya sekitar 20 orang termasuk anak-anak.
“Kita tetap tampung mereka dan layani seperti biasa, termasuk dapur umum yang akan diisi warga setempat untuk melayani pengungsi,” ujar camat. (zkl/foto: zul yunus)