BARABAI, banuapost.co.id– Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) FKIP ULM menjalankan misi kemanusiaan, bantuan sembako kepada warga Desa Baru, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah, Jumat (5/2).
Pembina mahasiswa PIPS ULM, M Adhitya Hidayat Putra berharap, aksi kemanusiaan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.
“Semoga bantuan ini juga menjadi penyemangat bagi warga untuk bisa menjalani kehidupan seperti biasa,” tandasnya.
Dosen muda ini mengaku turut prihatin atas terjadinya bencana banjir di wilayah tersebut, karena hampir sebagian besar rumah rata dengan tanah.
Mahasiswa dan dosen PIPS ULM datang ke HST bersama rombongan dari Rektorat ULM dari Banjarmasin yang juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan musala di Desa Alat, Kecamatan Hantakan.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan ini juga ingin melihat kondisi desa yang luluh lantak. Tercatat di desa Baru sendiri memiliki penduduk 1.468 jiwa dengan 468 KK. Kemudian rumah warganya yang hilang atau tersapu air, 40 buah. Sedang rumah dengan kerusakan parah, 60 buah.
Ketua RT 5 Desa Baru, Jamaluddin, sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya. Ke depan dia berharap masih banyak donatur yang ringan tangan untuk bantu memulihkan desa seperti biasa.
“Terutama rumah-rumah warga yang rusak, semoga cepat dapat bantuan. Karena beberapa warga masih ada yang mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga,” jelasnya.
Selain itu, di Desa Baru sendiri saat ini sangat memerlukan bantuan beras. Sebab bahan pokok tersebut yang paling cepat habis, mengingat hampir seluruh warga terdampak. (oie/foto: ist)