SAMPIT,banuapost.co.id– Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampit di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), mengeluhkan layanan penguasa air bersih tersebut.
Suplainya sebulan belakangan ini sering ngadat. Bahkan tidak mengalirnya ke Pasar Samuda dan sekitarnya, hingga berminggu-minggu. Meski sudah dilaporkan, belum ada tanda-tanda perbaikan juga.
“Sekitar satu bulan ini distribusinya tidak lancar. Sehingga untuk mencuci, baik piring maupun keperluan mandi, tak mencukupi,” keluh Ny Sariyah, salah satu pelanggan di Jl H Umar Hasyim, Kelurahan Basirih Hilir, Sabtu (27/2).
Tak cuma itu, sambung Ny Sariyah, distribusi ke Jl Partoe Muksin menuju wilayah pasar, selain tidak deras, warna airnya juga keruh. Bahkan beberapa hari ini tidak jalan.
“Tiga hari belakangan, distribusi PDAM di Jl H Umar Hasyim mati. Padahal kita sangat membutuhkan air bersih itu,” ucapnya.
Ketidakberesan distribusi air bersih ini juga dikeluhkan Nanang Kasim, pelanggan di Jl HM Noor, Kelurahan Samuda Kota.
“Sejak beberapa pekan belakangan, suplai air PDAM tidak menetes,” kata Nanang.
Padahal, lanjut Nanang, keluhan tidak jalan air tersebut sudah disampaikan agar ada perhatian dan perbaikan. Namun lagi-lagi belum ada tanggapan.
“Sudah dua minggu ini airnya tidak jalan. Seertinya tidak ditanggapi. Padahal tagihan setiap bulan selalu dibayar tepat waktu. Namun pelayanannya justru berlarut-larut. Sangat mengecewakan,” ujar Nanang.
Sementara pelanggan di Desa Bagendang Hilir, tidak jauh dari Kantor PDAM yang menampung air bersih untuk tiga kecamatan wilayah selatan itu, pendistribusian sama sekali tidak ada masalah.
“Kalau wilayah Bagendang keluar airnya lancar. Tapi dalam dua minggu ini, kualitas airnya agak keruh,” kata Juanda, warga Desa Bagendang Hilir.
Sedang Kepala PDAM wilayah Samuda, Budiono, yang ingin diminta konfirmasinya, Sabtu (27/2) siang, termasuk melalui WhatsApp (WA), tidak menjawab.
Ketika dihubungi langsung, meski telepon tersambung dan berdering, lagi-lagi tidak mau mengangkat untuk menjawab. Begitupun ketika melalui pesan SMS, juga tak membalas. (um/foto: ist)