JAKARTA, banuapost.co.id– Dengan terus bertambahnya korban akibat terinfeksi virus corona, pemerintah pusat maupun daerah minta masyarakat turut membantu menekan penyebararan dengan melakukan langkah pencegahan.
Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker jika melakukan aktivitas di luar rumah, selalu mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi.
Permintaan pemerintah tentu sangat beralasan. Pasalnya sepanjang Jumat (26/2), korban akibat terpapar virus corona di Indonesia dilaporkan ada sebanyak 8.232 orang yang didapat dari hasil pemeriksaan 63.827 spesimen.
Dengan tambaha itu pula, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 1.322.866 kasus sejak mulai merebaknya virus mematikan tersebut pertengahan Maret tahun lalu.
Meski total sebanyak itu, yang dirawat sekarang ini tercatat 158.408 pasien tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sebab kesembuhan sudah sebanyak 1.128.672 orang setelah hari ini ada penambahan 7.261 pasien.
Sementara yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona, hari ini dilaporkan ada 268 pasien. Sehingga kumulasinya tercatat sebanyak 35.786 kasus. Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19, pemerintah masih memantau terhadap 75.822 pasien di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Kamis (25/2), tercatat total sebanyak 1.314.634 kasus positif Covid-19. 1.121.411 pasien sembuh dan 35.518 kasus meninggal dunia.

Berikut sebaran 8.232 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Barat: 2.314, DKI Jakarta: 1.661, Jawa Tengah: 653, Jawa Timur: 541, Kalimantan Timur: 485, Sulawesi Selatan: 339, Bali: 330, Banten: 237 kasus
Kemudian: Kalimantan Selatan: 186, DI Yogyakarta: 174, Papua: 160, Sumatera Utara: 130, NTT: 116, Kalimantan Tengah: 112, Sumatera Barat: 97, Sulawesi Tengah: 85, Bangka Belitung: 70, Riau: 69, Lampung: 68, Sulawesi Utara: 66, NTB: 65 kasus.
Disusul: Sumatera Selatan: 39, Kalimantan Barat: 39, Papua Barat: 37, Jambi: 24, Maluku: 24, Bengkulu: 20, Kepulauan Riau: 19, Gorontalo: 19, Sulawesi Barat: 17, Kalimantan Utara: 12, Sulawesi Tenggara: 10, Aceh: 8, Maluku Utara: 6 kasus. (yb/ilust: ist)