GIANYAR, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Puri Agung Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/3).
Vaksinasi tahapan kedua tersebut menyasar para pelaku industri pariwisata, tokoh-tokoh agama, perwakilan budayawan, pemuda dan juga sebagian masyarakat setempat dari 13 Banjar di Ubud. Diikuti kurang lebih 680 orang yang pemberiannya dilakukan bertahap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Dalam keterangan pers yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kepala Negara mengakui proses vaksinasi tersebut berjalan aman dan lancar. Sehingga menekankan akan konsentrasi di tiga zona hijau yang telah ditetapkan di Pulau Dewata.
“Di Bali ini kita ingin konsentrasi di tiga zona hijau yang telah ditetapkan, yaitu di Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Kita harapkan, ini menjadi sebuah kawasan yang nantinya bisa kita buka penuh untuk para turis. Sehingga mereka merasa aman dan nyaman tinggal disini,” tegas presiden.
Diharapkan dengan fokus pada tiga zona, dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata di Bali dengan akan dievaluasi setiap minggunya.
“Kita harapkan kebangkitan sektor pariwisata akan dimulai dan akan evaluasi setiap minggu, bagaimana perkembangan yang ada di kawasan-kawasan ini dan pada umumnya di Provinsi Bali. Kita berharap proses vaksinasi ini akan terus sampai nanti sesuai dengan target yang telah kita berikan angka-angkanya,” pungkasnya.
Pada peninjauan vaksinasi di Puri Agung Ubud, Kepala Negara didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, serta tiga pemimpin daerah tersebut. (yb/foto: setpres)