BANJARMASIN, banuapost.co.id– Dengan menggunakan produk premium CI-4, Repsol Turbo Top High-Performance Diesel (THPD) MLX 15W-40 untuk aplikasi beban berat, sangat terasa perbedaannya. Karena dirancang untuk memenuhi persyaratan yang paling menuntut pada mesin diesel dengan standar EURO 4.
Produk ini melebihi tingkat kinerja pelumas standart untuk meningkatkan umur mesin. Sebuah produk yang dirancang khusus untuk kendaraan generasi terakhir yang memerlukan pelumas berkinerja API CI-4. Sangat cocok untuk pelumas yang harus mematuhi standart EURO 4 dan EURO 3, sesuai dengan spesifikasi dari pabrikan mesin.
Pelumas ini telah diuji di lingkungan yang paling keras. Termasuk beberapa uji coba lapangan untuk mendemonstrasikan manfaat penggunaan teknologi Repsol.
Sangat baik dalam hal kontrol keausan dengan memastikan kinerja yang tepat di mesin dan menyediakan pelumasan yang tepat pada bearing dan liner silinder. Sehingga mampu mengurangi keausan liner silinder hingga 40 persen, melebihi batas maksimum dari standart API dalam pengujian di mesin Mack T12.
Repsol THPD pun mampu menjaga standar kebersihan yang tinggi baik pada piston maupun ruang bakar. Itu adalah kunci agar mesin tidak lengket dan tersendat. Formulasi yang seimbang untuk mencapai kinerja kebersihan yang luar biasa telah menunjukkan hasil 55 persen lebih baik dari standart batas API di OM501LA (Uji Kebersihan Piston).
Selain itu, Repsol THPD telah menunjukkan stabilitas oksidasi yang sangat baik, mengurangi pembentukan lumpur dan dapat dengan cepat melumasi ke semua bagian mesin.

Kemampuannya untuk menjaga viskositas yang sama sepanjang pemakaian hingga waktu pergantian pelumas, dapat memperpanjang waktu pergantian pelumas dan memperpanjang umur mesin.
Repsol THPD telah menunjukkan hasil sekitar 90 persen lebih baik dari batas API CI-4 maksimum dalam uji pada standart Cummins ISM Filter Test. Kunci utama pelumas dalam menghadapi mesin diesel generasi terbaru untuk pekerjaan berat.
Peraturan emisi gas buang yang lebih rendah, keluaran tenaga yang lebih tinggi pada mesin dan tekanan yang lebih tinggi pada injektor bahan bakar, menciptakan lingkungan yang sangat menantang bagi oli mesin.
Mesin lebih efisien berarti desain mesin akan lebih rapat dengan kapasitas pelumas yang lebih kecil. Otomatis volume oli yang lebih kecil, melindungi dan melumasi seluruh bagian mesin.
Rasio kompresi lebih tinggi untuk meningkatkan efisiensi mesin, ring piston yang terletak paling atas, membawa oli lebih dekat ke ruang bakar. Otomatis akan berhadapan dengan suhu yang lebih tinggi. Peningkatan tekanan injektor bahan bakar, mengakibatkan peningkatan suhu operasi mesin dan kandungan jelaga. (yb/bersambung/foto: ist)