MARTAPURA, banuapost.co.id– Kabupaten Banjar meraih peringkat ke-2 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXXIII Tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tanah Bumbu.
Prestasi diukir Nuriah yang menyabet gelar Juara 1 dari cabang fahfiz hafalan 20 juzz kategori puteri dan dinobatkan sebagai juara favorite dengan nilai 99,17.
Atas capaian ini, Ketua LPTQ Banjar, H Masruri, mengaku bangga. Karena dengan persiapan yang telah dilakukan bisa menghasilkan yang positif.
“Alhamdulillah, saya bangga atas pencapaian kali ini . Walaupun tidak bisa meraih predikat juara umum, tapi anak-anak bisa meraih hasil yang bagus dengan naiknya poin,” ucap Masruri di Command Center Barokah Martapura, Sabtu (10/4) malam.
Sebelumnya, lanjut Masruri, poin yang diperoleh 63 dan menjadi 83 di tahun ini. Ini membuktikan adanya peningkatan dari kemampuan sebelumnya . Semoga bisa lebih baik lagi di tahun mendatang.
Sementara Nuriah, mengucapkan syukur atas raihan yang didapat. Bahkan berjanji akan terus konsisten dalam kemampuannya, sehingga bisa terus membanggakan nama daerah.
Baca Juga: Kalsel Tuan Rumah MTQ Nasional 2022
“Alhamdulillah, bisa meraih predikat juara 1 dan akhirnya jadi juara Favorite gelaran MTQ. Dengan bekal doa dan persiapan yang baik, semoga ke depannya bisa terus menghasilkan prestasi yang bisa membanggakan orangtua dan nama daerah,: tandasnya.
Setelah dihelat sejak 7 hingga 9 April 2021, MTQ Nasional ke XXXIII Tingkat Provinsi Kalsel ditutup Pj Gubernur Safrizal ZA.
Penutupan yang digelar di Halaman Mesjid Agung Al Falah Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (10/4) malam. Kegiatan disaksikan secara virtual masing-masing peserta MTQ ditiap kabupaten/ kota.
Pj Gubernur dalam sambutannya mengaku sedikit gundah dengan keputusan dilaksanakannya perlombaan, karena harus digelar secara virtual akibat pandemi Covid-19.
“Ini semua demi keselamatan kita bersama dan menghindari hal yang tidak diinginkan. Alhamdulillah, kegiatan berlangsung sukses tanpa hambatan. Selamat saya ucapkan kepada para pemenang. Bagi yang belum bisa meraih prestasi, tetap semangat. Karena ini merupakan kemenangan yang tertunda,” ujar Safrizal.
Diakhir acara dilaksanakan pembagian hadiah secara simbolis oleh Pj Gubernur Safrizal kepada masing-masing juara pertama berupa uang sebesar Rp 35 juta rupiah dan piala. (ril/foto: ist)