BANJARMASIN, banuapost.co.id– Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kalsel diminta menciptakan toleransi yang positif dan mengatasi konflik keagamaan di masyarakat.
Permintaan disampaikan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, dalam sambutan ketikamelantik FKUB Provinsi Kalsel periode 2021-2026 di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (16/7).
Kini FKUB dipimpin Drs. Muhammad Ilham Masykuri Hamdi. Pada periode sebelumnya, Ilham menjabat sebagai Sekretaris dari forum ini.
“FKUB memegang peranan penting dalam rangka menciptakan kondisi integrasi di antara sesama anak bangsa pemeluk agama. Tugasnya terus menerus membina toleransi, melakukan aktivitas sosialisasi yang positif serta membantu pemerintah mengatasi konflik antar umat beragam,” ucapnya.
Menurut Dirjen Bina Adwil Kemedagri ini, konflik antar agama terjadi dikarenakan isu sosial dan ekonomi yang dikait-kaitkan dengan agama.
“Indonesia itu besar, negara prural. Keanekaragaman suku, bahasa, agama, ras dan sebagainya, tentu harus menjadikan toleransi sebagai salah satu modal utama agar bangsa ini tertib sosial sehingga pembangunan dan pertumbuhan masyarakatnya dapat dilakukan dengan baik,” tandas pria kelahiran Aceh 1970 ini.
Sementara, Ketua FKUB Kalsel, Ilham Masykuri Hamdi, mengatakan, pihaknya akan bekerja keras untuk meningkatkan indeks kerukunan antar agama di Kalimantan Selatan.
“Bercermin dari indeks kerukunan di Kalsel di 2019, kita itu berada di posisi 24 dengan indeks kerukunan sebesar 72,51 persen. Sedang indeks kerukunan di nasional, rata-ratanya 73,83 persen. Ini artinya kami harus bekerja keras,” jelas Masykuri. (oie/foto: ist)