BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban terinfeksi Covid-19 di Kalsel hingga Senin (2/8) tambah 470 warga. Akibat tambahan itu, totalnya pun membengkak jadi 49.136 orang. Namun yang masih dalam perawatan tercatat 8.696 pasien.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 224 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 39.044 orang.
Dilaporkan terdapat 20 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru: 7, Hulu Sungai Tengah (HST): 4, Tanah Laut: 3, Tabalong dan Tapin: masing-masing 2, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kotabaru: masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.396 orang.
Berikut sebaran ke-470 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Kotabaru: 66, Tanah Laut dan Banjarmasin: masing-masing 60, Banjarbaru: 50, Tanah Bumbu 38, Balangan: 35, HST: 34, Barito Kuala: 32, Hulu Sungai Utara (HSU): 27, HSS: 20, Kabupaten Banjar: 18, Tabalong: 16, Tapin: 14 orang.
Sedang sebaran ke-224 kasus sembuh (Banjarmasin, Balangan dan Tanah Bumbu nihil): Barito Kuala: 82, Tanah Laut: 42, Tapin: 34, HST: 33, HSS: 8, Kotabaru: 7, Kabupaten Banjar dan Tabalong: masing-masing 6, Banjarbaru: 4, HSU: 2 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 79,46 persen, dirawat 17,70 persen dan meninggal 2,84 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)