BANJARMASIN, banuapost.co.id– Dinas Perpustakan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Timur lakukan kaji banding ke Dispersip Kalsel. Rombongan dipimpin Kadispersip H Elto, didampingi Sekretaris Dispersip, Kepala Bidang Kearsipan beserta pejabat struktural dan fungsional Pustakawan serta Arsiparis.
Menurut Elto, tujuan kedatangan ingin belajar bagaimana perencanaan penganggaran, pengembangan layanan perpustakaan dan kearsipan di Dispersip Kalsel.
“Saya apresiasi Dispersip Kalsel yang 4 tahun terakhir, menjadi barometer peningkatan minat baca dan pembangunan literasi di daerah seluruh indonesia,” katanya.
Karena keberhasilan itulah, lanjut Elto, pihaknya ingin mencontoh dan mengaplikasikan kiat-kiat yang sudah ditoreh untuk dikembangkan di Kaltim.
Bahkan dengan keberhasilan yang sudah dilakukan Dispersip Kalsel, Elto berencana akan kembali dengan membawa Dispersip Kabupaten/Kota Kaltim untuk lebih mendalam kaji banding pengelolaan dan pengembangan layanan perpustakaan dan kearsipan yang akan direstorasi di Kaltim.
Kedatangan jajaran dispersip provinsi tetangga ini disambut Sekretaris Dispersip Kalsel, M Ramadhan, mewakili Kadispersip Kalsel yang sedang berada di Jakarta
Menurut Ramadhan, sesuai arahan Bunda Nunung, sapaan akrab Kadispersip Kalsel, perpustakaan bisa berkembang harus didukung SDM yang kompetens dan mempromosikan kegiatan-kegiatan melalui media online, cetak dan elektronik serta memperbaiki sarana dan prasarana untuk meningkatkan minat baca di Kalsel.
Begitu pula pengelolaan kearsipan yang berkembang pesat dimasing-masing daerah dan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, untuk menerapkan Program Srikandi yang menjadi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan melakukan pelatihan di Depo Arsip bagi LKD di Kab/Kota se Kalsel. (oie/foto: ist)