BARABAI, banuapost.co.id– Hingga hari ke-13 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di teritorial Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), semua sasaran ditargetkan selesai tepat waktu.
“Salah satu sasaran fisik berupa perbaikan jembatan panjang 8 x 3,5 meter, sudah mencapai 85 persen,” jelas Serka Yatimin, anggota Satgas TMMD ke-122 dari Den Zipur 8/MG) yang juga koordinator pekerjaan perbaikan jembatan,” Senin (27/9).
Sekarang ini, lanjut Yatimin, jembatan tinggal pemasangan lapis aus atau rel jembatan dan pengecetan.
Sementara menurut Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK), Kapten Inf Lilis Sutanti, pembuatan jembatan dilatarbelakangi adanya keluhan warga yang merasa kesulitan untuk pergi ke kebun dengan kendaraan roda dua. Apalagi roda empat, sehingga sehari-harinya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.
“Kondisi jembatan sudah dimakan usia, bahannya sudah banyak yang keropos. Sehingga warga khawatir melintas kalau menggunakan kendaraan,” katanya.
Karena itu setelah dilakukan perbaikan total, sambung Kapten Lilis, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususya Desa Rantau Keminting.
“Jembatan menjadi akses jalan yang dapat digunakan untuk membantu mereka membawa pupuk dan membawa hasil panen,” jelasnya. (ril/foto: ist)