JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah kasus terkonfirmasi positif terpapar virus corona nambah 747 yang diketahui dari hasil pemeriksaan 223.929 spesimen sepanjang Ahad (17/10). Dengan tambahan itu, total korban Covid-19 di Indonesia jadi 4.234.758 orang. 18.388 pasien masih dirawat.
Di hari yang sama ini, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, kesembuhan bertambah 1.086 pasien. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 4.073.418 orang.
Sementara yang meninggal dunia, dilaporkan ada 19 pasien. Hingga kumulasinya menjadi 142.952 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 492.928 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (16/10/2021), tercatat total 4.234.011 kasus positif virus corona. Sembuh 4.072.332 orang dan yang meninggal dunia 142.933 kasus.
Berikut sebaran 747 kasus baru yang dilaporkan 32 provinsi (Sulawesi Barat dan Maluku Utara nihil), DKI Jakarta: 131, Jawa Tengah: 87, Jawa Barat: 70, Jawa Timur: 60, Sulawesi Selatan: 37, Bali: 32, Nusa Tenggara Timur: 32 kasus.
Kemudian, Kalimantan Barat: 29, Kalimantan Tengah: 28, Sumatera Utara: 25, Kalimantan Utara: 23, Banten: 20, Kalimantan Timur: 20, Riau: 17, Aceh: 16, Lampung: 15, DI Yogyakarta: 15, Sumatera Barat: 12, Sumatera Selatan: 11, Gorontalo: 11 kasus.
Disusul, Nusa Tenggara Barat: 10, Papua: 9, Jambi: 8, Bangka Belitung: 8, Kalimantan Selatan: 7, Kepulauan Riau: 5, Sulawesi Tengah: 3, Bengkulu: 2, Sulawesi Utara: 1, Sulawesi Tenggara: 1, Maluku: 1, Papua Barat: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi.
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)