AARHUS, banuapost.co.id– Indonesia kembaIi membawa pulang Piala Thomas setelah 19 tahun trofi bergengsi kejuaraan bulutangkis beregu putra itu melalang buana.
Puasa gelar nyaris dua dekade ini, setelah Indonesia mengunci gelar juara melalui Jonatan Christie yang memenangi partai ketiga di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Ahad (17/10) malam. Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21 dan 21-14.
Indonesia secara total menang 3-0. Kemenangan dua partai sebelumnya disumbangkan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14 dan 21-16.
Kemudian di partai kedua, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menekuk He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua set langsung, 21-12 dan 21-19.
Berkat kemenangan Jojo itu pula, Indonesia mengubur ambisi China untuk mempertahankan gelar juara yang direbut pada 2018. Sementara bagi Indonesia, kemenangan ini sekaligus menuntaskan rasa penasaran setelah 19 tahun tak mengangkat Piala Thomas,
Indonesia terakhir kali berjaya pada 2002. Saat itu Taufik Hidayat Cs mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 di Guangzhou, China. Setelah itu, Indonesia tidak bisa menghentikan dominasi China yang meraih enam gelar dari delapan edisi terakhir.
Dengan kemenangan Jojo Cs, Indonesia menahbiskan diri sebagai negara dengan gelar Piala Thomas terbanyak, yakni 14 kali disusul China dengan 10, lalu Malaysia dengan 5, Denmark dan Jepang masing-masing satu kali.
Gelar Piala Thomas 2020 ini, juga jadi pelipur lara setelah kegagalan Indonesia di Piala Sudirman karena tersingkir di babak perempatfinal. (yb/foto: gog)