BANJARBARU, banuapost.co.id– Kasus Covid-19 di Kalsel nambah 23 positif baru. Dengan tambahan tersebut, per Sabtu (2/10) total korban menjadi 69.544 orang. 497 pasien di antaranya masih dirawat.
Dihari yang sama, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 40 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 66.684 orang.
Sementara untuk korban meninggal, hari ini bertambah 2 orang. Masing-masing berasal dari Banjarmasin dan Hulu Sungai Selatan (HSS). Sehingga totalnya menjadi 2.363 kasus.
Berikut sebaran ke-23 kasus positif baru (Kabupaten Banjar dan HSS nihil); Tanah Laut: 5, Banjarmasin dan Banjarbaru: masing-masing 4, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan: masing-masing 2, Kotabaru, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST), Tabalong dan Tanah Bumbu: masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-40 paesien sembuh (Kabupaten Banjar, Balangan dan Kota Banjarmasin nihil); Banjarbaru: 11, Tanah Laut dan Kotabaru: masing-masing 6, Barito Kuala dan HST: masing-masing 5, Tabalong: 3, Tapin, HSS, HSU dan Tanah Bumbu: masing-masing 1 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 95,89 persen, dirawat 0,71 persen dan kematian 3,40 persen.

Masih bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)