BARABAI, banuapost.co.id– Tetapkan status siaga bencana, baik banjir, tanah longsor dan angin puting beliung 2021-2022 untuk wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Pemkab setempat gelar rapat koordinasi.
Rakor yang dipimpin Wakil Bupati H Mansyah Sabri digelar di Auditorium Setda HST, Selasa (9/11). Hadiri Ketua DPRD H Rachmadi, Kasdim 1002/HST, Mayor Arm Agus Sutisna, Kabag Ops Polres AKP Aris Munandar, Yonif 621/Mtg diwakili Kapten Wibowo Teguh Sugiharto, Kepala Pelaksana BPBD H Budi Hariyanto, asisten dan staf ahli bupati, Kepala SOPD terkait, Perwakilan PMI, Bulog, Orari, Balakar dan Tagana HST.
Menurut H Mansyah Sabri, melalui rakor diharapkan akan menghasilkan rumusan-rumusan terbaik dan perencanaan yang matang serta terjalinnya hubungan antar stake holder, terkait dalam penanggulangan bencana.
Bercermin dari kejadian bencana banjir bandang awal 2021, agar lebih peduli kepada lingkungan, memonitor keadaan cuaca dari BMKG, melaksanakan latihan simulasi penanganan bencana, penetapan tempat evakuasi dan status siaga bencana.
“Kebersamaan sangat diharapkan dalam mengantisipasi dan penanganan bencana di Kabupaten HST,” katanya.
Penetapan status siaga darurat bencana mulai 10 Nopember 2021 hingga 10 Maret 2022 atau 4 bulan. Sementara, Kodim, Polres HST dan Yonif 621/Mtg, siap dari segi personel apabila diperbantukan dalam penanganan bencana, seperti mendirikan posko. Begitupun dengan dinkes, sudah siap tenaga medis yang bisa diambil dari rumah sakit dan puskesmas.
Sedang Bulog Subdrive Barabai, siap menyuplai 100 ton apabila ada tanggap darurat. Dukcapil siap membantu dalam proses penyiapan dokumen kependudukan dan PMI siap di posko dengan tenaga medisnya. (ril/foto: pendim)