PELAIHARI, banuapost.co.id– Masih dalam rangka pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Pemkab Tanah Laut (Tala) gelar pasar murah.
Kolaborasi Diskopdag Tala dan Sisdag Kalsel ini, dibuka Bupati Tala, H Sukamta, di Lapangan Pertasi Kencana, Senin (13/12).
Pasar murah ini sedikitnya bekerjasama dengan 25 vendor penyedia kebutuhan pokok sampai dengan kendaraan bermotor.
Menurut Sukamta, melalui kegiatan pasar murah ini Pemkab Tala ingin membantu masyarakat agar pengeluaran untuk membeli kebutuhan sehari-hari tidak terlalu besar, bahkan membengkak.
“Karena masa pandemi mobilitas masyarakat banyak yang dibatasi, maka dengan semakin terkendalinya Covid-19, kita laksanakan pasar murah agar kehidupan ekonomi dan perdagangan tetap hidup,” jelasnya.
Dari sekian banyak kebutuhan pokok, lanjut Kamta, minyak goreng menjadi item yang paling signifikan mengalami kenaikan harga. Sehingga menjadi keluhan ibu-ibu rumah tangga.
Sementara, Isna, salah satu pengunjung yang tinggal di Jl Norsehat Pelaihari, mengaku antusias berburu minyak goreng murah.
Sebab sebagai ibu rumah tangga, harga minyak goreng di pasaran sangatlah mahal dari harga biasanya. Bahkan sekarang sudah mencapai angka 19 ribu per liternya.
“Karena itu saya merasa senang dengan adanya pasar murah ini. Meski harus antri dengan ibu-ibu yang lainnya, tetapi bisa mendapatkan harga bahan pokok yang lebih murah,” ujarnya. (ril/foto: diskominfo)