PELAIHARI, banuapost.co.id– Sekolah Sepakbola UPP Kintap, Tanah Laut, gagal mengangkat trofi juara Piala Soeratin U-13 Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Kalimantan Selatan (Asprov PSSI Kalsel), setelah di final kalah adu penalti 2-4 atas Akademi Banua Putra asal Banjarmasin, Senin (31/1).
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, SSB UPP Kintap sebenar sudah unggul lebih dahulu melalui gol dari titik penalty. Namun disamakan Akademi Banua Putra melalui kaki Muhammad Maulana.
Gol yang tercipta sebelum babak kedua berakhir itu, dicetak sang kapten bertubuh munggil hanya 2 menit sebelum babak kedua berakhir. Sehingga pertandingan harus melalui perpanjangan waktu.
Perpanjangan waktu 2 X 7,5 menit tidak mengubah kedudukan, SSB UPP Kintap gagal mengungguli lawannya setelah peluang bagus gagal dimanfaatkan pemain depannya.
Pada adu penalti penendang pertama SSB UPP Kintap berhasil membobol gawang Akademi Banua Putra, namun penendang kedua dan ketiga gagal. Tendangannya mampu dihalau kiper Muhammad Zakki, hingga berkesudahan dengan 2-4 untuk Akademi Banua Putra.
Kemenangan ini sekaligus pembalasan pemain ABP yang pada babak penyisihan grup dikalahkan SSB UPP Kintap dengan skor 0-1.
Pelatih Akademi Banua Putra, Muhammad Rizky Ramadhan, mengaku senang dan bersyukur anak-anak asuhnya berhasil menggapai juara dan harus mempersiapkan tim untuk berlaga di Solo.
“Setelah ini kami akan mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi pertandingan berikutnya di tingkat nasional,” ujar Rizky.
“Kemungkinan kami akan menambah beberapa pemain untuk mengisi kekurangan, dan penambahan pemain itu melalui seleksi,” lanjutnya.
Sementara Manajer SSB UPP Kintap, Yudi Yusuf Gobel mengatakan, kekalahan ini akan menjadi pelajaran berharga bagi tim, terutama anak-anak.
“Ini dapat dijadikan pembelajaran bagi pemain U-13, karena ini merupakan kesempatan pertama mengikuti turnamen,” katanya.
Baktiansyah, Sekretaris Asprov PSSI Kalsel mengatakan, jadwal lanjutan kompetisi Piala Soeratin U-13 diperkirakan akan berlangsung akhir Februari 2022 dengan lokasi pertandingan di Solo.
Ia berharap kesempatan beberapa minggu ini dapat dimanfaatkan tim-tim yang juara kelompok umur masing-masing mempersiapkan diri sebaik mungkin. Termasuk jika ingin memasukkan pemain baru.
“Pertandingan lanjutan dijadwalkan sekitar akhir Februari 2022, untuk itu tim-tim yang akan berlaga ke tingkat nasional dapat berbenah,” ujar mantan wasit tersebut.
Juara Pertama menerima hadiah dari Bupati Tala H Sukamta, sedangn Juara Kedua menerima PIala dari Darmin Ketua Askab PSSI Tanah Laut di damping Kadispora Nahrin Fauzi. (ril/foto: ist)