BANJARMASIN- banuapost.co.id– Barito Putera pecat salah satu pemain andalannya, Dandi Maulana, akibat tindakan indisipliner yang dilakukan sang pemain.
“Terhitung mulai hari Rabu, 16 Februari 2022, secara resmi PS Barito Putera dan Dandi Maulana Abdulhaq resmi mengakhiri kerja sama kontrak kerja,” ujar manajer PS Barito Putera, M Ikhsan Kamil, sebagaimana dilansir dari laman resmi klub, Senin (21/2).
Dengan demikian, pemain yang beroperasi sebagai bek tengah itu, tidak akan dilibatkan lagi pada pertandingan yang dimainkan tim berjuluk Laskar Antasari mulai pekan ini.
Meki tidak menjelaskan tindakan indisipliner pemain yang selama Liga 1 2021-2022 telah tampil sebanyak 14 kali dengan catatan satu assist, alasan keputusan yang diambil Barito Putera karena bisa merugikan tim.
“Yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan ini tidak lain karena Dandi Maulana telah melakukan tindakan yang kami anggap termasuk dalam kategori tindakan indisipliner dan berpotensi merugikan tim secara keseluruhan dan menjadi sebuah contoh buruk bagi pemain-pemain lainnya,” jelas Ikhsan.
Kendati harus memutus kerja sama, Barito Putera tetap mengucapkan terima kasih atas performa Dandi Maulana selama membela Laskar Antasari. Klub juga mendukung karier Dandi Maulana ke depannya, serta berharap bisa menjadi lebih professional.
“Kami pun akan selalu mendukung langkah dan kariernya ke depan dan kami juga selalu mendoakan yang terbaik bagi Dandi Maulana untuk terus berkembang dan lebih profesional sebagai pesepakbola,” tandas Ikhsan.
Sebagai informasi, Dandi Maulana sudah lama memperkuat Barito Putera. Pemain 23 tahun itu bergabung dengan klub sejak 1 Januari 2017. Sebelum hijrah ke Barito Putera, Dandi Maulana lebih dulu mengawali karier di Frenz United, salah satu klub Malaysia. (yb/foto: instagram)