BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terpapar virus Corona di Kalsel sejak pandemi Maret dua tahun lalu, menembus angka 80 ribu. Tepatnya 80.213 orang, setelah sepanjang Rabu (23/2) mendapat tambahan positif baru sebanyak 621 warga.
Meski seabrek jumlahnya, mereka yang dirawat baik di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri, tercatat hanya 6.811 orang.
Ke-621 kasus baru ini derma (Kotabaru nihil); Tanah Laut: 162, Banjarmasin: 93, Hulu Sungai Tengah (HST): 77, Kabupaten Banjar: 52, Tanah Bumbu: 51, Hulu Sungai Utara (HSU): 49, Balangan: 37, Banjarbaru: 34, Barito Kuala: 22, Tapin: 21, Tabalong: 12, Hulu Sungai Selatan (HSS): 11 orang.

Di hari yang sama, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 129 pasien sembuh. Sehingga totalnya menjadi 70.951 orang.
Ke-129 pasien sembuh berasal (Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin dan HSS nihil); Banjarbaru: 30, HST: 23, Balangan: 18, HSU: 17, Barito Kuala: 13, Tabalong: 10, Tanah Bumbu: 8, Banjarmasin: 6, Kotabaru: 4 orang.
Sementara untuk korban meninggal, dilaporkan ada 6 orang. Almarhum atau almarhumah, berasal dari Banjarmasin: 5 dan Tapin: 1 orang. Dengan tambahan ini, kumulasinya jadi 2.451 kasus.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 88,45 persen, dirawat 8,49 persen dan kematian 3,06 persen.
Seiring dengan meningkatnya paparan virus Corona ini, warga diingatkan untuk segera melakukan vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mematuhi imbauan, setidaknya berandil memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut. (oie/foto: ist)