PELAIHARI, banuapost.co.id– Tiga produk perbengkelan Industri Kecil Menengah (IKM) Tala yang mengikuti lomba desain mesin Teknologi Tepat Guna (TTG) di Dinas Perindustrian Kalsel, Kamis (4/8), dua di antaranya sabet gelar juara.
Kedua produk IKM itu, juara pertama yakni mesin penggiling padi portabel oleh IKM Bengkel Jaya Lestari Teknik, Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar.
Sedang juara kedua, mesin copy JF Lure dari IKM Bengkel Senja Motor Racing, Desa Benua Tengah, Kecamatan Takisung
Menurut Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Tala, Masturi, yang juga hadir pada kegiatan lomba, salah satu kunci keberhasilan selain dari inovasi produk yang dipresentasikan, kemampuan penyaji yang memaparkan juga turut mempengaruhi penilaian tim juri.
“Disnakerind selalu melibatkan instruktur pada setiap pelatihan IKM yang kami adakan. Instruktur itu juga berasal dari unsur IKM lainnya yang memiliki kemampuan dalam hal memaparkan,” jelasnya, Jumat (5/8).
Jadi pelaku IKM di Tala, lanjut Masturi, tidak sekedar memiliki kemampuan menghasilkan produk. Namun juga kemampuan menularkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki.
Meski demikian, Masturi berharap produk IKM perbengkelan maupun yang lainnya, juga agar terus berkembang dan memiliki kapasitas yang dapat semakin meningkatkan daya saing.
“Disnakerind tentu mendorong agar produk-produk olahan ini memiliki standarisasi. Jika skala penggunaan produknya meluas hingga keluar Tala, maka produk ini harus sesuai SNI. Bahkan perlu memiliki merek tersendiri nantinya sebagai penegas hak kekayaan intelektual,” katanya.
Keseriusan disnakerind dalam mendorong perkembangan produk IKM di Tala, telah dibuktikan melalui kerja sama in dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalsel.
Dengan kerja sama ini semakin mempermudah pelaku IKM di Tala agar dapat mencatatkan merek produknya pada Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. (ril/foto: diskominfo)