BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerjasama dengan Bank Indonesia Kanwil Kalsel gelar Pasar Murah di Taman Kamboja, Senin (14/11).
Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Subarkah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin serta jajaran terkait.
Dalam sambutannya, Ibnu menyampaikan tujuan dilaksanakan Pasar Murah tersebut bersama-sama menurunkan inflasi di Kota Banjarmasin.
“Bank Indonesia dan pemerintah memang saat ini sangat konsen untuk mengendalikan inflasi. Alhamdulillah untuk bulan ini inflasi Kota Banjarmasin sudah mulai turun dari 7,4 di bulan September lalu, kini di angka 7,3,” ucap Ibnu.
Ia mengatakan, dengan adanya pasar murah itu dapat memastikan pasokan dan distribusi barang-barang seperti sembako dan kebutuhan lainnya bisa dibeli masyarakat dengan harga yang murah menjelang Natal dan Tahun Baru.
Karena itu, Ibnu mengungkapkan, Pemko telah melakukan 6 kali kegiatan pasar murah di Kota Banjarmasin dan puncaknya yakni di lapangan Kamboja. Kemudian sampai akhir tahun mendatang akan dilakukan sebanyak 20 kali lagi guna melindungi warga dari dampak kenaikan harga-harga sembako.
“Warga bisa mendapatkan telur yang biasanya 40ribu jadi 25ribu, kemudian minyak goreng, gula beras dan lainnya juga begitu. Ini betul-betul upaya kita mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat juga meningkat dan masyarakat juga bisa keluar sama-sama dari kondisi pandemi,” tandasnya. (oie/foto: ist)