PELAIHARI, banuapost.co.id– Akibat dampak inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) dengan sumber Dana Alokasi Umum (DAU) TA 2022 dari pemerintah pusat ke 15.506 penerima untuk periode Oktober hingga Desember.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Tala, H Dahnial Kifli, bantuan itu meruapakan salah satu bentuk kehadiran dan kepedulian negara atas dampak akibat inflasi.
Saat meninjau proses penyaluran bansos bagi Kecamatan Pelaihari di Halaman Stadion Pertasi Kencana, Jumat (11/11), sekda berharap bansos dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Memang uangnya tidak seberapa, silakan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,seperti untuk kebutuhan hidup sehari-hari maupun sebagai dana darurat disaat perekonomian masyarakat masih menurun,” ujar sekda.
Dari seluruh penerima manfaat tersebut, terbagi dalam beberapa kelompok penyaluran, di antaranya melalui Dinas Sosial (Dinsos) sebanyak 6.574 jiwa untuk lansia atau disabilitas, fakir miskin dan usaha ekonomi kreatif. Dinas Perhubungan (Dishub) sebanyak 179 jiwa untuk ojek, supir bus dan ojek wisata air. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) sebanyak 7.041 jiwa untuk UMKM. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) sebanyak 1.712 jiwa untuk nelayan.
Terjadwal, penyaluran bansos periode Oktober-Desember dengan total besaran Rp 900 ribu untuk masing-masing penerimam akan berlangsung secara bergantian setiap kecamatan hingga tuntas menyasar sebanyak 11 kecamatan se-Tala pada Senin (28/11) mendatang. (ril/foto: diskominfo)