PELAIHARI, Banuapot.co.id– Pencari burung menemukan kerangka manusia di sebuah embung kering di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Senin (9/10) dini hari. Jasad tinggal tulang belulang itu diduga warga Desa Kuala Tambangan.
Penemuan jasad tinggal tulang itu berawal dari dua orang pencari burung bernama Yusuf dan Abdul Nasir Warga Desa Sungai Pinang yang ingin mencari burung di sekitar embung yang berada dipinggiran perkebunan sawit di Desa Sungai Pinang.
Pencari burung itu langsung melaporkan temuannya kepada aparat desa Sungai Pinang dan aparat Desa Tambang Ulang. Karena lokasi penemuan tulang tersebut berada dekat perbatasan Desa Sungai Pinang dan Desa Tambang Ulang.
Kepala Desa Tambang Ulang, Nawawi, mengaku diberitahu ketua RT mengenai penemuan jasad tinggal tulang itu, namun Kades Tambang Ulang tidak sempat melihat jasad yang ditemukan itu karena sudah dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sekitar pukul 10.00 Wita.
“Saya tidak sempat melihat jasad, karena sudah dievakuasi anggota polres Tala,” kata Nawawi saat dikonfirmasi Senin (9/10).
Menurut Kades Tambang Ulang saat ini mereka ingin memastikan apakah tulang belulang itu merupakan jasad warga Tambang Ulang yang hilang sekitar 10 bulan lalu.
“Keluarga masih memastikan apakah tulang tersebut jasad Taufik warga kami yang hilang 10 bulan lalu,” kata Nawawi.
Sementara, Kapolsek Tambang Ulang, Iptu Afianur membenarkan adanya penemuan jasad yang tinggal tulang belulang itu. Menurut Kapolsek, tulang belulang itu sudah dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin.
Selain mendapatkan kerangka manusia, petugas juga mengamankan ikat pinggang dan dompet serta potongan kain yang sudah terbakar.
Penemuan jasad oleh pencari burung ini merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya pada Senin (11/9) lalu, Sseorang pencari burung di Desa Birayang atas menemukan jasad yang sudah menghitam di sawah. (zkl/foto: Ist)