BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Bank Kalsel memberikan bantuan pembangunan Bank Sampah di Masjid Al-Jihad melalui Yayasan Cakrawala Indonesia Terang, Rabu (3/1).
Kegiatan diresmikan Asisten I Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi didampingi Asisten II, Madyan, Kabag Keberlanjutan Usaha dan Penanganan Hukum Perusahaan, Divisi Sekretaris Bank Kalsel, Staf Muda Lingkungan serta jajaran terkait.
Atas nama Pemko Banjarmasin, Machli memberi apresiasi yang luar biasa, atas inovasi yang merupakan gagasan mahal serta inisiatif dari anak-anak muda yang menginisiasi adanya Bank Sampah di Masjid Al-Jihad.
“Kita berharap dengan adanya Bank Sampah ini menjadi trigger buat para pengelola ta’mir masjid yang lain di Banjarmasin dan barang kali menjadi contoh di Kalimantan Selatan,””ucap Machli.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mengelola Bank Sampah dengan konsep perbankan tentu memudahkan masyarakat untuk memilah/dipilah sampah dari rumah kemudian membawanya ke masjid.
“Jadi sambil beribadah ke masjid dia menabung sebenarnya, membawa sampah dari rumah dibawa kesini dikelola dengan baik. Sehingga saya kira tidak sulit lagi bagi manajemen Bank Sampah disini mencari nasabah,” jelasnya.
Machli juga menilai Bank Sampah yang ada di Al-Jihad itu sangat membantu Pemko Banjarmasin dalam mengelola sampah.
“Karena kita sadar betul sampah di Banjarmasin ini seharinya 500 Ton yang dihasilkan. Kalau tidak bersama-sama dengan masyarakat dalam pengelolaannya tentu tidak akan selesai. Kita ingin mendorong agar masyarakat menciptakan Bank-Bank Sampah juga termasuk tadi ta’mir Masjid yang ada di Banjarmasin,” tandas Machli. (ril-vi/foto: ist)