PELAIHARI, Banuapost.co.id– Pejabat Bupati Tanah Laut (Tala), H Syamsi mengimbau kepada petani untuk tidak menjual gabahnya pada para tengkulak dengan harga murah.
Wanti-wanti ini diungkapkan Pj Bupati saat menghadiri panen perdana segaligus silaturahmi petani di Desa Birayang Atas, Kecamatan Bumi Makmur, Senin (11/3).
Apa yang disampaikan Pj Bupati tersebut berkenaan dengan mulai masuknya musim panen yang biasanya berdampak pada harga gabah di tingkat petani. Saat ini harga gabah per kilogramnya sekitar Rp9.000 dan harga ini sudah cukup bagus bagi petani.
“Kita berharap harga Rp9.000 ini tidak turun lagi, agar petani dapat untung dari jerih payahnya,” ujar Pj Bupati dalam sambutannya.
“Kalau bisa petani tidak menjual gabahnya dengan harga murah kepada para tengkulak,” tambahnya.
Pada kesempatan itu Pj Bupati juga mengapresiasi anggota Polres Tala, Bripka Muhammad Ridowi, yang bertugas di Polsek Kurau.
Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa Birayang Atas, Handil Suruk, dan Desa Bumi Harapan itu memotivasi petani sekitarnya dengan bercocok padi di atas lahan 40 borongan atau satu hektar lebih.
“Saya merasa senang berada di sini karena ada personel polisi yang ikut bercocok tanam padi,” kata Pj Bupati.
Pj Bupati hadir pada silaturahmi dan panen raya itu didampingi Ketua TP PKK Tala, Hajjah Rizky Yulia Syamsir Rahman, Camat Bumi Makmur, Syahidan, Camat Kurau, Zulpuaddin dan beberapa kepala desa di Bumi Makmur dan Kurau.
Ada sekitar 300 hektar lahan persawahan di Desa Birayang Atas dan sekitarnya yang saat ini menghadapi musim panen. Padi yang mereka tanam berupa varietas lokal Siam Cantik dan Siam Lani, serta satu jenis padi unggul lainnya. (zkl/foto: zkl)